berbagi-itu-indah-dan-menyenangkan

24 Januari, 2011

Pembobol Bill Gates its free now ... :P


Raphael Gray seorang hacker berusia 19 tahun, telah dibebaskan dari penjara dengan alasan gangguan kejiwaan. Sebelumnya Gray, dipenjara dengan alasan melakukan tindak
kejahatan dengan menghack beberapa situs retail di dunia. Raphael Gray, seorangpemuda dari Wales, telah melakukan akses dengan paksa pada lebih dari 23.000 situs belanja di lima negara.

Gray juga sempat membuat heboh dunia dengan tindakannya yang berhasil melakukan kecurangan terhadap kartu kredit milik bos Microsoft, Bill Gates. Dan dia juga sempat mengirimkan beberapa tablet Viagra kepada bos Microsoft itu, yang dibelinya pada situs retail dengan menggunakan kartu kredit milik Bill Gates, yang
tentunya nomor pada kartu kredit itu juga palsu.

FBI sendiri dalam melakukan investigasi memerlukan waktu yang cukup lama, karena Gray tidak hanya membidik pada satu ritail di satu negara saja, tapi pada beberapa negara, yaitu Inggris, Amerika, Kanada, dan Thailand. Kejahatan yang dilakukan oleh Gray terhadap situs - situs ritel ini dilakukan selama enam minggu, yaitu pada bulan Januari sampai Februari 1999. Gray yang menjuluki dirinya sebagai "Saint of E-Commers" juga mengekspos lebih dari 6.500 informasi kartu kredit. :-)

reff : yogya*****ng


21 Januari, 2011

Malingsial di hack oleh vietnam


Tak cuma peretas Indonesia rupanya yang menyerang situs Malaysia. Dedemit maya asal Vietnam pun turut melakukan aksi serupa sebagai bentuk kekecewaan atas kekalahan tim nasionalnya dari tim Harimau Malaya.

Praktisi internet dan jaringan, Irvan Nasrun menuturkan, aksi deface ini terjadi setali tiga uang dengan apa yang dilakukan hacker Indonesia. Yakni atas dasar pelampiasan rasa kecewa karena tim kebanggaannya tumbang di laga Piala AFF 2010.


Memang, situs Malaysia yang jadi sasaran pembobolan hacker Vietnam ini tidak sebanyak seperti halnya yang dilakukan peretas Indonesia. Menurut identifikasi Irvan, salah satunya adalah situs yang beralamat di http://www.football.com.my/.

Dalam situs yang dipermak itu, pelaku yang menamakan dirinya sebagai Mr Kubin menyusupkan gambar tengkorak. Kemudian di bagian bawah situs terdapat pesan yang menggunakan bahasa Vietnam bertuliskan "Ban chi la mot chu ga thoy :)".

Sebelumnya, tumbangnya tim nasional di kandang Malaysia dalam leg pertama final Piala AFF 2010 juga menyisakan kekesalan tersendiri bagi kalangan peretas Tanah Air. Imbasnya, situs Malaysia pun jadi sasaran tembak.

20 Januari, 2011

Ada-ada aja


Dalam beberapa kasus, ia bahkan mem-posting beberapa foto itu di halaman Facebook mereka, serangan cyber di mana satu korban dilabel 'perkosaan virtual'. George Samuel Bronk (23) mengaku bersalah di Pengadilan Tinggi Sacramento.

Terdapat tujuh tuduhan kejahatan yang dilakukannya. Mulai dari pembobolan komputer hingga pemalsuan. Ia menghadapi ancaman enam tahun penjara. Trik yang digunakan Bronk cukup mudah, yakni mencari wanita di Facebook yang mem-posting email, kemudian menelepon penyedia email dan mereset password-nya.


Jaksa Agung Kamala D. Harris mengatakan, ketika penyedia email melakukan hal itu, Bronk membuat password baru dan mengunci korban dari akun mereka. Bronk yang berasal dari Citrus Heights, California, kemudian mencari gambar bugil di kotak terkirim emal wanita-wanita ini, kata Harris.

Ketika Bronk berhasil menemukan gambar itu, ia langsung mengirimkan email massal kepada semua orang yang ada di buku alamat email. Di beberapa kasus, bahkan ia mampu mengakses halaman Facebook dan mem-posting foto bugil itu.

reff : google news

Arsip Blog